Wahai jamaahku. Buat yang belum tahu, gua cuma mau ngasih tau, kalo hari ini, 9 Desember adalah hari yang diperingati sebagai hari antikorupsi sedunia.
Gua sendiri udah yakin, kalo lo semua pasti udah paham apa itu korupsi, karena hampir setiap hari juga kita udah dicekokin sama berita yang isinya itu-itu aja, kalo gak korupsi, ya korupsi.
Kenapa orang bisa korupsi? Kalo dikasih pertanyaan kayak gitu, jawabannya bisa banyak dan beragam. Karena sesuai dengan dimensi korupsi yang juga beragam, gak cuma korupsi uang.
Hal-hal di bawah ini sifatnya sangat sederhana, namun seringali kita lakukan dan terapkan dalam kehidupan sehari-hari. Nah, ada baiknya kalian pahami dengan baik dan cerna dengan saksama, supaya kalian bisa TANAMKAN dalam pikiran kalian bahwa hal-hal di bawah ini sebenarnya dan pada dasarnya adalah cikal bakal tindakan korupsi:
1. Nyontek
Memang hal yang satu ini adalah buah simalakama, bagai kedondong berdaun pepaya, bagai kutil sebiji nangka. Bagaimana mungkin kita bisa bertahan mengarungi lautan hidup kalaulah kita tidak pernah mencontek? Saya rasa tidaklah mungkin bisa.
Hampir semua orang suka mencontek, bahkan bukan cuma mencontek dalam konteks kegiatan belajar mengajar, melainkan juga mencontek dalam ranah universal, ternasuk mencontek kodecheat GTA, mencontek hal-hal kesukaan gebetan dari Twitter, dan mencontek chat history dihandphone pacar.
Hal yang demikian bisa dikategorikan ke dalam hal yang merupakan cikal bakal korupsi, kenapa? Karena dengan mencontek, kita sama saja tidak jujur pada diri sendiri, dan tidak jujur pula pada orang yang kita contek. Kita juga sudah membohongi potensi-potensi hebat yang ada dan terkandung dalam darah kita, hingga kepercayaan diri kita pun diam-diam terkikis dari dalam, dibunuh perlahan oleh doktrin-doktrin ketakutan untuk mencoba berani. Bukankah ketidakjujuran adalah pangkal dari sebuah tindakan korupsi? MERDEKAAAA!
2. Nerobos Lampu Merah
Ada satu hal yang harus kalian ketahui, bahwasanya menerobos lampu merah itu sama saja menerobos keadilan, menerobos keadilan dalam artian tidak peduli kepada sesama. Egois.
Jadi jangan pernah lo ngaku-ngaku antikorupsi, atau teriak-teriak stop korupsi, kalo lo masih korupsi lampu merah. Lo sama aja udah ngambil jatah lampu hijau milik orang lain demi kepentingan lo pribadi, sehingga lo lebih kaya, kaya akan waktu yang udah lo curi dari pengendara lain.
3. Selingkuh
Saya yakin, di dunia ini, baik di Bumi maupun di Mars, tidak ada satu pun orang yang suka diselingkuhi, kenapa? Karena tidak ada orang yang suka dibohongi. (Kecuali orang-orang yang menggemari makanan kue tete, sebab udah tau tete gak ada yang warnanya ijo, tapi kenapa percaya aja kalo itu namanya kue tete.)
Orang yang selingkuh sama saja orang yang menghilangkan hak-hak yang dimiliki oleh orang yang diselingkuhi, apa saja hak-haknya tak perlu saya sebutkan, sebab perih bila diingat-ingat. Nah, kalau lo biasa selingkuh, sama aja lo udah biasa ngilangin hak-hak orang lain. Makanya jangan kebanyakan nonton sinetron.
4. Nitip Absen
Sekali lagi, kelihatannya sepele, padahal krusial dan membentuk kepribadian. Kayaknya semua pelajar dan pekerja pasti pernah melakukan hal ini, kalau pun belom pernah, mungkin nasibnya jelek gak pernah merasakan kenikmatan yang dihasilkan dari nitip absen sama temen.
Nah, tapi sebagaimana kata penyanyi dangdut kawakan kalo yang enak-enak itu justru yang dilarang, begitu pula dengan nitip absen, rasanya enak banget emang. Tapi, nitip absen terus gak masuk itu sama aja lo melimpahkan begitu saja tanggung jawab lo ke orang lain. Dan itu sama aja dengan korupsi, korupsi absen. Lo ngaku-ngaku masuk padahal nggak masuk, padahal kan yang enak tuh harus masukin dulu biar bisa keluar, ya nggak?
5. Gaya Hidup Konsumtif
Banyak yang gak sadar juga kalo perilaku konsumtif juga sebenarnya adalah cikal bakal korupsi. Sebab dengan menuruti nafsu belanja, secara gak langsung pikiran kita udah diset bahwa memenuhi keinginan (bukan kebutuhan) = kebahagiaan. Dan itu berarti satu hal: butuh uang.
Dan kita sama-sama mengetahui bahwa tidak jarang korupsi terjadi berlandaskan dengan keinginan untuk hidup konsumtif demi menuruti gaya hidup. Oleh karena itu, hiduplah biasa-biasa saja, sederhana, jangan berlebihan.
Itu dia lima hal yang merupakan cikal bakal korupsi. Mengapa cuma lima? Karena lima itu angka setelah empat, dan lima adalah sebelum enam.


0 komentar:
Posting Komentar